Namaku Dara, aku seorang mahasiswi di perguruan tinggi swasta ternama dikotaku. Semua orang bilang aku menarik,tapi aku merasa semua orang itu terlalu berlebihan. Seperti layaknya para mahasiswi yang lain, hari-hariku aku isi dengan menyelesaikan tugas dari dosen dan kegiatan kampus lainnya.
Aku merasa hidup dan hari-hariku tidaklah menarik malah cenderung membosankan, tapi untungnya aku punya teman yang selalu bisa berkumpul meskipun banyak tugas yang menghadang. Sosial media adalah salah satu sahabat terbaikku, tanpa dia aku merasa hidupku hampa, dan bisa dibilang aku telah kecanduan dengan adanya sosial media itu. Banyak orang dan berbagai macam karakter aku temui di sosial media. Sampai suatu ketika aku yang teramat sangat penasaran oleh istilah cinta terlarang akupun berusaha mencari tau orang-orang yang terlibat di dalamnya. Hingga aku berkenalan dengan sosok yang bernama mitha. Perkenalanku dengan Mitha pun terjalin di sosial media, dia yang aku liat menarik langsung aku invite ke sosial mediaku. Lambat laun perkenalanpun terjalin, dan ternyata Mitha tinggal satu kota denganku. Wooow...ini menarik.
Tanpa terasa pertemanan antara aku dan Mitha telah lama terjalin, mulai dari saling curhat hingga akhirnya dia mengatakan dia menyayangiku, aku terkejut...sangat terkejut terlebih lagi kita adalah sama-sama terlahir sebagai perempuan. Banyak alasan aku coba untuk meninggalkan Mitha, tapi tiap cara yang aku coba aku semakin tersiksa. Entah apa ini namanya, tapi yang pasti aku rasa mungkinkah aku menyayanginya? Mungkinkah aku mencintainya? Ya Tuhan,,perasaan apa ini?? Kenapa ini terjadi padaku? Aku hanya penasaran dengan dunia mereka, tapi apakah aku harus jatuh dalam dunia mereka?? Saat itu rasanya aku ingin protes, aku ingin teriak, aku ingin berontak, dan aku ingin ingkari perasaan ini.
Tapi pada akhirnya akupun menyerah, selama hitungan 9 bulan Mitha terus mendekati dan meyakinkanku bahwa memang dia benar-benar menyayangi, mencintaiku dan rasa ini tidaklah salah. Dan Tuhan aku terjebak, aku menerimanya, menerima cintanya, menerima sayangnya dan menjalani hari-hari bersamanya. Ohh..Tuhan ternyata setelah bersamanya aku merasakan hari-hari yang lebih berwarna, hari-hari yang lebih menyenangkan. Aku bahagia Tuhan,,,aku bahagia.... meskipun banyak yang menentang antara lain adalah mantannya yang tidak terima Mitha bersamaku.
Tia adalah mantan dari Mitha, dia tidak terima aku jadian dengan Mitha hingga bermacam terorpun dia berikan, tapi Mitha tak pernah pergi dari sisiku, dia yang selalu membela dan melindungiku. Sampai pada akhirnya Tia pun menghilang dengan sendirinya setalah Mitha memarahinya. Selang hubungan kami berjalan 2bulan Mitha mengatakan dia akan pergi jauh untuk bekerja. Sore itu saat kami bertemu dia mengatakan hal itu "Sayang, aku akan pergi jauh, sebenernya aku g ingin ninggalin kamu, tapi kamu tau kan keadaan keluargaku, aku g sanggup kalo harus terus-terusan melihat orang tuaku seperti itu".Saat itu akupun terdiam, dan hanya mampu menangis. Tak ada yang mampu aku lakukan. "Sabar sayang, aku hanya pergi sebentar, dan aku akan kembali ke sini, kembali kepelukanmu dan kita akan bersama lagi". Akhirnya dia berkata kembali.
Akhirnya saat perpisahan pun aku jalani, aku tak sanggup melihatnya, aku tak sanggup lalui hari itu. "Cepet pulang sayang, aku g sanggup sendiri tanpa kamu"
"Iya sayang aku akan cepet pulang, aku janji aku pulang untuk kamu, jaga diri baik-baik. Inget ya aku disana kerja dan kamu disini kuliah, saat aku pulang tar aku ingin denger kamu udah berhasil dengan kuliahmu"
"Iya sayang, pasti aku akan jaga diri aku baik-baik, kamu juga jaga diri baik-baik, jaga hati kamu, aku akan selalu nunggu kamu pulang"
"Aku pamit sayang, aku pergi dulu doakan aku sukses ya, i love u cintaku"
"Hati-hati sayang, pasti doa terbaik yang aku panjatkan untuk kamu, i love u too"
Hari itu Selasa,26 November 2013 dia pergi meninggalkanku. Saat itu juga aku berjanji aku akan menunggu dia pulang, dan akan tetap manjaga cinta ini hanya untuknya...Mitha cinta pertama belokku, Mitha sosok pertama yang hadir dalam dunia belokku..
Hari dan bulan pun berlalu, tiba saatnya dia menghubungiku setelah berbulan-bulan tanpa kabar. Nano-nano rasanya, seneng, terharu, sedih semua ada.
"Sayang, apa kabar?? Aku disini baek2 aja, alhamdulillah kerjaanku bisa aku handle semua, bosku juga baik, meskipun kadang juga banyak maunya. Gimana kuliah km?lancar kan? kngeeenn km yank". Itulah yang dia tulis untuk pertama kali di inbox sosial mediaku. Dengan tak sabar aku pun membalas inboxnya, "Kabar aku baik sayang, alhamdulillah kalo kamu di sana juga baik, sabar ya sayank namanya kerja psti ada enak n enggaknya. Jaga ksehatan ya syank..aq jg kngeeennn bangeeett sm kamu yank". Hanya itu yang mampu aku tuliskan. Ternyata komunikasiku dengan dia tak selancar yang aku bayangkan, tapi aku tetap bersyukur karena aku masih diberi kesempatan untuk komunikasi.
Bulan pun berganti dan komunikasi diantara kami semakin merenggang, sampai pada akhirnya sama sekali tidak ada komunikasi. Aku benar-benar g ngerti dengan apa mau dia. Sampai saat itu setelah lama aku nunggu penjelasan dari dia akhirnya dia menguhubungiku. Dia menguhubungiku hanya untuk mengatakan dia ingin mengakhiri hubungan ini.
"Aku minta maaf sekian lama aku udah cuekin kamu, sekian lama aku udah gantung hubungan kita ini, aku hanya ingin bilang lebih baik kita jalan sendiri2".
Bagai runtuh dunia yang aku pijak saat itu, tanpa sadar air mata ini mengalir.
"Maksud kamu apa?"
Hanya itu yang sanggup aku tuliskan
"Udah jelas kan maksud aku apa"
Saat aku baca balasan dia lagi-lagi tangis yang menguatkan aku.
"Ok Mitha, klo itu mau km, aq terima. km jahat, ap salah aq sm km smpe km tega kyk gni sm aq. knp Mitha..knp????????!!!!"
Tak ada lagi penjelasan yang aku dapat dari dia kenapa sampai dia tega akhiri hubungan ini.Dimana janji dia dulu?
Hari-haripun berlalu dengan aku yang masih belum bisa menghentikan tangis ini. Hingga suatu ketika aku berkenalan dengan seorang yang memiliki gaya yang sama dengan dia. Tiap saat aku selalu curahkan isi hati aku, kekecewaanku, air mataku dan dengan sabar dia selalu mendengarkan semuanya. Hingga akhirnya dia pun ungkapin niatnya, dia inginkanku untuk jadi kekasihnya. Sebenarnya saat itu aku tak ada rasa cinta untuk dia tapi dengan pertimbangan aku ingin melupakan Mitha akhirnya akupun menerimanya. Hubungan pun berjalan hanya bertahan 3bulan saat aku tau dia selingkuh. Saat itu juga aku putuskan untuk meningglkannya. Dan disisi lain hubunganku dengan Mitha semakin membaik, saat itu dia ungkapkan kenapa dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini,
"Maaf y, alasan aq kmren mutusin hubungan kita cz aq g ingin km sedih jauh terus dr aq, km berhak bhgia, mgkn dg lpas dr aq km akn temui sosok yg lbh baik d sna. LDR itu jmblo yg terikat n aq g mau km trus2an trikat dg keadaan ini.
"Km kn udh tau aq bkal nunggu km smpe km plg, km g ush kwtir dg keadaan aq cz skali aq blg aq bkal nunggu km brrti aq akn ttp nunggu km. tp trnyta km lbh mlih bwt ningglin aq."
"Maaf y,skali lg aq mnta maaf sm km"
"iya"
Hati-hari aku lalui dengan tetap berhubungan baik dengan Mitha, sampai suatu ketika dia mengatakan dia jadian dengan temannya di sana. Sebenere sakit, ada rasa g terima tapi aku sadar aku hanya mantan yang sudah tidak memiliki hak apapun atas hidupnya. Akhirnya dia pun jadian dengan temannya itu tapi ternyata hubungan mereka hanya bertahan beberapa bulan. Dan dia pun kembali jadian dengan temannya yang lain. Nyesek iya, tidak terima pun juga iya tapi lagi-lagi aku ini siapa. Sampai akhirnya aku menemukan sosok yang benar-benar bisa menggantikan dia, dan sosok itu adalah Fay. Dia yang bisa mengalihkan perhatianku dan pikiranku yang awalnya masih terus memikirkan Mitha. Dia yang bisa membuka hatiku kembali setelah sekian lama aku tutup rapat. Tapi ternyata hubunganku dengan Fay tidak berjalan baik, tepat di usia hubungan 6bulan aku mengetahui Fay selingkuh. Dan akhirnya akupun harus kehilangan Fay kehilangan orang yang benar-benar aku cintai lagi. Rasanya lebih sakit dari aku kehilangan Mitha. Sedangkan Mitha, dia sekarang sudah memiliki kekasih yang baru, kekasih yang benar-benar dia cintai. Ingin rasanya aku berontak, ingin rasanya aku bilang kalau aku masih menyayanginya, tapi aku tidak mau menggahnggu hubungan mereka. Di depan Mitha aku selalu berpura-pura baik-baik saja. Aku selalu berpura-pura seneng melihat dia bahagia dengan kekasih barunya, tapi dalam hatiku aku masih tidak bisa menerima ini semua. Harusnya cewek yang berbahagia dengan Mitha itu aku, harusnya cewek yang ikut tertawa berasamanya adalah aku bukan cewek itu...!!
Sampai saat inipun aku masih belum bisa hilangkan bayangan Mitha dan Fay, aku masih selalu ingat akan janji yang di ucapkan Mitha, bahwa dia akan kembali untukku, kembali untuk cinta kita. Lihat Mitha,,lihaat...aku telah berhasil dengan kuliahku, aku tetap akan tunggu kamu pulang meskipun aku tau kepulanganmu tidak untuk cinta kita seperti janji yang telah kamu ucapkan dulu.
Aku tau ini cinta terlarang, cinta yang tak boleh ada, tapi aku tak dapat aku pungkiri aku mencintai mereka, Mitha dan Fay. Meskipun banyak yang menghujat tapi aku bisa apa dengan perasaan ini? Tuhan ampuni aku, ampuni semua dosaku. Entah sampai kapan aku terperosok dalam cinta terlarang ini. Tapi yang pasti selagi aku bernyawa, aku akan menjaga kesungguhan cinta yang aku punya, meskipun itu cinta yang terlarang.
PurpleGirl,10 July '14
Tidak ada komentar:
Posting Komentar